Cara Pencairan BSU Kemdikbud Sebesar 1,8 Juta Berdasarkan Pengalaman

  • Whatsapp
Cara Pencairan BSU Kemdikbud Sebesar 1,8 Juta Berdasarkan Pengalaman
Cara Pencairan BSU Kemdikbud Sebesar 1,8 Juta Berdasarkan Pengalaman

Berikut ini cara pencairan BSU Kemdikbud sebesar 1,8 juta rupiah berdasarkan pengalaman pribadi. Simak artikel dibawah ini.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) teleh meluncurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk guru honorer, dosen, dan ptk non pns di lingkungannya. Program ini bertujuan agar di masa pandemi covid-19 ini para guru tetap semangat akan tujuannya yaitu mencerdaskan putra-putri Indonesia.

Sejak pertengahan November 2020 program ini diluncurkan dan banyak sekali guru menerima kabar tersebut dengan senang. Akhirnya sampai banyak yang bertanya mengenai cara pencairan BSU Kemdikbud tersebut.

Seperti berita-berita yang tersebar, untuk mengetahui informasi pencairan BSU Kemdikbud adalah melalui laman resmi pemerintah yaitu info.gtk.kemdikbud.go.id untuk guru honorer dan pddikti.kemdikbud.go.id untuk dosen.

Baca juga: Cara Melaporkan Kendala Bantuan BSU Kemendikbud 1,8 Juta

Bantuan sebesar 1,8 juta rupiah ini nanti menyasar kepada guru honorer, dosen, ptk non pns baik pada instansi negeri maupun swasta. Penerima juga harus memenuhi persyaratannya namun secara keseluruhan pendataan dilakukan langsung oleh pihak Kemdikbud, sehingga tidak bisa mendaftar atau mengajukan diri.

Cara Pencairan BSU Kemdikbud Sebesar 1,8 juta Melalui GTK

Semua pendataan adalah yang masuk pada sistem Dapodik. Jika guru hororer ataupun ptk sudah memenuhi persyaratan seperti dibawah ini nanti harusnya secara otomatis akan terdaftar sebagi penerima BSU Kemdikbud.

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi agar masuk dalam nominasi penerima BSU Kemdikbud:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP
  • Statusnya bukan PNS
  • Memiliki gaji dibawah 5 juta/bulan
  • Bukan termasuk dalam daftar Bantuan Subsidi Upah/Gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
  • Tidak tergabung dalam Kartu Prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020

Baca juga: Kabar Terbaru Login info.gtk.kemdikbud.go.id/info gtk v.2020 Cek Penerima BSU Kemendikbud 1,8 juta

Lantas langkah apa saja yang harus dilakukan untuk cara pencairan BSU Kemdikbud ini? Sesuai dengan pengaman berikut ini kami rangkum cara mencairkan dana BSU:

  1. Login ke laman info.gtk.kemdikbud.go.id atau pddikti.kemdikbud.go.id
  2. Setelah itu cek keterangan yang ada pada bagian atas halaman dashboard info gtk kemdikbud go id
  3. Jika pada keterangan tertulis “Anda termasuk dalam nominasi penerima bantuan subsidi upah (BSU) ….”, maka dipastikan Anda akan mendapatkan bantuan ini.
  4. Cek keterangan dibawahnya lagi, jika tertulis “Dana BSU Sedang dalam proses pencairan ke rekening” menandakan bahwa Anda masih menunggu giliran untuk pencairannya.
  5. Namun jika keterangannya tertulis “Dana BSU Kemdikbu sudah cair ke rekening penerima” maka anda tinggal mengaktivasi rekening ke bank penyalur.
  6. Setelah dinyatakan cair, anda tinggal klik tombol “Click Disini” untuk melihat persyaratannya.
  7. Pada tabel SK Bantuan Subsidi Upah akan tercantum nomor rekening, ID BSU, dan Bank Penyalur.
  8. Langkah selanjutnya yaitu Anda mencetak halaman info gtk kemdikbud dengan cara klik menu Cetak pada bagian atas kiri bersampingan dengan tombol logout.
  9. Cetak semua halaman terutama pada halaman identitas dan SK BSU
  10. Kemudian cetak SPTJM dengan cara klik menu “Click disini untuk Mencetak SPTJM”. Nanti akan muncul popum menu.
  11. Penting!!! untuk disecroll kebawah, bahwa nanti akan ada barcode pada samping tanda tangan. Kalau tidak muncuk klik pada gambar yang tidak tampil kemudian klik kanan dan reload. Lakukan terus sampai muncul barcode. Kemudian kalau sudah tampil discroll keatas dan klik Cetak.
  12. Setelah dicetak pada SPTJM ditempeli materai 6000 dan ditanda tangani

Baca juga:  CPNS 2021 Kapan Dibuka? Berikut ini Informasi dan Persyaratannya

Syarat-syarat untuk Cara Pencairan BSU Kemdikbud 1,8 Juta.

Setelah langkah pada info gtk kemdikbud selesai, adapun langkah selanjutnya yaitu mendatangi bank penyalur sesuai dengan SK BSU Anda.

  1. Siapkan KTP Asli dan fotocopy ktp
  2. Siapkan fotocopy Kartu keluarga (KK)
  3. Siapkan fotocopy NPWP bagi yang memiliki
  4. Siapkan Materai 6000 satu lagi
  5. Siapkan Printout info gtk kemdikbud
  6. Siapkan Printout SPTJM yang sudah bermatrai dan bertanda tangan
  7. Siapkan bolpoint sendiri
  8. Setelah itu datang lebih awal ke Bank Penyalur dan menemui satpam dengan mengatakan pencairan BSU. Jika Anda datang terlalu siang, takutnya form bsu habis, karena sebagian bank memberikan batasan agar tidak terlalu banyak antrian.
  9. Nanti Anda akan diberikan 3 lembar kertas dan diiskan.
  10. Isikan lembar pertama identitas dari nama, nik, nomo rekening, nomor HP dan tanda tangan. Kemudian dibaliknya ada isian jika Anda tidak memiliki NPWP. Isikan lembar berita acara bahwa Anda tidak memiliki NPWP beserta alasannya, namun jika Anda mempunyai tinggal diabaikan.
  11. Kemudian mengisi form surat kuasa. Isikan nama, NIK, ID BSU, Nomor Rekening, serta tanda tangan diatas materai. Materai 6000 yang sudah disiapkan tadi ditempel pada surat kuasa.
  12. Menandatangani perjanjian surat kuasa. Nanti ada 3 tanda tangan, pertama pada samping nomor yang menginformasikan pemberikan kuasa. Yang kedua dibawahnya lagi pada kaitannya lembar kuasa. Dan yang ketika pada kolom yang ada tulisan materai. Namun pada lembar ini tidak perlu ditempeli materai.
  13. Setelah semua dokumen selesai, dijadikan satu dan diberikan kepada Satpam atau petugas BSU pada Bank tersebut.
  14. Jika antrian banyak maka Anda akan disuruh nanti datang lagi. Namun harus diingat bahwa untuk pengambilan rekening wajib menggunakan KTP Asli. Jika sudah mengumpulkan berkas Anda bisa mengambil rekening kapanpun selama masih pada batas waktu yang ditentukan Kemdibud.

Demikian ini Cara Pencairan BSU Kemdikbud Sebesar 1,8 Juta Berdasarkan Pengalaman. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *