Berikut Bocoran Bansos Pemeritah yang Lanjut di Tahun 2021, Segera Daftarkan Diri

Berikut Bocoran Bansos Pemeritah yang Lanjut di Tahun 2021, Segera Daftarkan Diri
Berikut Bocoran Bansos Pemeritah yang Lanjut di Tahun 2021, Segera Daftarkan Diri

Berikut ini bocoran bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah yang akan dilanjutkan di tahun 2021. Ayo segera penuhi persyaratan dan daftarkan diri.

Baca juga

Bansos Pemeritah telah diluncurkan pemerintah guna untuk membantu masyarakat di masa pandemi covid-19 ini. Hal ini untuk tetap menyeimbangkan perekonomian dimana sektor ini sangat terdampak dengan adanya pandemi.

Saat ini pemerintah sudah meluncurkan bantuan yang berupa BLT 600 ribu, BLT BPJS Ketenagakerjaan, BLT BPUM untuk UMKM, Bantuan subsidi Listrik, PKH, BPNT, BSU guru honorer, Bantuan Kuota untuk siswa, Kartu Prakerja.

Dari beberapa Bansos Pemeritah diatas rencananya ada beberapa program yang akan dilanjutkan di tahun 2021. Lantas program apa saja yang dimaksudkan?

Baca juga: Masih Nganggur saja Dirumah? Ikuti Tips Cara Mendapatkan Uang dari Rumah

Pemerintah memutuskan melanjutkan sejumlah program penanganan pandemi covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk tahun 2021 mendatang. Karene itu Presiden Jokowi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 419,31 triliun di dalam RAPBN 2021.

Perpanjangan program bansos ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari DPR RI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan kasus pandemi covid-19 yang masih terus meningkat.

Bocoran Bansos Pemerintah yang Dilanjutkan di Tahun 2021

Setidaknya ada sekitar 4 program bansos yang sudah ada untuk tetap dilanjutkan tahun 2021, diantaranya sebagai berikut:

Untuk lebih rincinya bisa membaca keterangan dibawah ini.

Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) 600 Ribu

Bansos  yang akan diperpanjang salah satunya adalah Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan. Bansos ini berlaku untuk pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta perbulan.

Program BPJS Ketenagakerjaan ini sudah dimulai sejak 27 Agustus 2020. Proses pencairannya pun bertahap. Sampai saat ini masih dalam proses pencairan untuk BPJS termin 2 tahap 5.

Baca juga: Cara Pencairan BSU Kemdikbud Sebesar 1,8 Juta Berdasarkan Pengalaman

Karena pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 37,7 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah ini, dengan jumlah penerima sekitar 15,7 juta pekerja dan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020.

Jika mengalami kendala saat proses pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan bisa menghubungi perusahaan tempat bekerja, agar di cek atau diperbaiki datanya. Jika data sudah benar BLT akan segera cair.

Bansos Pemerintah UMKM

Program bansos yang dilanjutkan lagi adalah BLT UMKM. BLT ini menyasar kepada para pelaku usaha kecil atau mikro (UMKM).

Untuk mendaftarkan program ini, pelaku bisa mendaftarkan diri ke kelurahan setempat atau bisa melalui lembaga pengusul di tempat masing-masing, seperti badan koperasi dan UMKM kabupaten /kota setempat.

Baca juga: CPNS 2021 Kapan Dibuka? Berikut ini Informasi dan Persyaratannya 

Bantuan sebesar 2,4 juta ini diperuntukkan untuk membantu ekonomi para pelaku UMKM yang terkena dampak pandemi covid-19. Nantinya dana disalurkan melalui bank yang sudah ditunjuk seperti BRI atau BNI (melalui PNM Mekaar)

Program bantuan BLT UMKM ini sudah berjalan sejak beberapa bulan yang lalu. Namun karena sedikitnya informasi membuat banyak pelaku UMKM belum melakukan pendaftaran.

Pada tahap pertama, sekitar 742.422 pelaku UMKM sudah mendapatkan bantuan dana hibah tersebut. Dana tersebut dicairkan melalui rekening pelaku usaha mikro masing-masing. Sementara itu untuk tahap kedua yang rencananya berakhir pada November 2020, dana bantuan sedang dalam proses pencairan.

Bansos Tunai atau BST

Program bansos selanjutnya adalah Bansos Tunai. Melalui Kemensos (Kementerian Sosial) pemerintah menyalurkan bantuan tunai senilai Rp 500.000 atau bansos Rp 500.000 untuk masyarakat yang bukan menjadi penerima PKH (Program Keluarga Harapan).

Program BST non-PKH ini menyasar kepada sekitar 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Nantinya setiap KK yang terdaftar akan menerima uang tunai sebesar Rp 500.000.

Baca juga: 7 Langkah Resep Mie Ayam Rumahan Rasa Kaki Lima, Mantul Rasanya

Selain program BST, Kemensos juga tetap menjalankan program reguler, yaitu bansos PKH dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) yang sampai saat ini juga masih berjalan.

Program Kartu Prakerja

Program yang terakhir yang rencananya akan dilanjutkan pemerintah pada tahun 2021 adalah Kartu Pra Kerja. Program Kartu Prakerja ini diluncurkan untuk membantu mereka yang terdampak pandemi, khususnya kepada mereka para karyawan yang terkena PHK.

Peserta program Kartu Prakerja nantinya akan mendapatkan bantuan insentif untuk pelatihan kerja sebesar Rp 3.550.000 bagi tiap peserta yang lolos dan pencairan dana akan diberikan secara bertahap.

Untuk rinciannya pencairan bansos Kartu Prekerja adalah sebagai berikut:

  • Rp 1.000.000 digunakan untuk membeli program pelatihan online pada Kartu Prakerja
  • Dama Insentif pasca-penuntasan pelatihan Rp 600.000 per bulan diberikan selama 4 bulan (Total Rp 2.400.000).¬†
  • Dana Insentif pasca-pengisian survei evaluasi Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei (Total Rp 150.000).

Bantuan seluruhnya bisa diterima peserta Kartu Prakerja setelah peserta menyelesaikan program pelatihan. Uang bantuan ditransfer ke rekening Bank BNI bagi yang memiliki rekening BNI. Selain itu, bantuan juga bisa dicairkan lewat e-wallet seperti OVO, Gopay, Dana dan LinkAja.

Demikian mengenai artikel Berikut Bocoran Bansos Pemeritah yang Lanjut di Tahun 2021, Segera Daftarkan Diri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda semua yang membacanya

 

%d blogger menyukai ini: